Siapa yang mampu menghambat nafsu melakukan kesesatan
Bagai mengekang kuda binal yang telah lepas kendali
Maka jangan biarkan maksiat memecah tumpah syahwatnya
Karena kelezatan makanan akan menguatkan nafsu keserakahan
Nafsu itu bagaikan anak kecil yang tak terkendalikan
Ia selalu minta menetek, namun kalau ditahan ia berhenti..... (tazkiyatun nafs)
Bagaimana kau pungkiri cintamu yang nyata
Oleh perih matamu dan pedih hatimu
Tangis cinta membekaskan kerawanan rindu
Wahai para pencaci orang yang diamuk cinta, maafkanlah
Tak akan kau cerca bila kau tahu makna cinta
Kau pasti tahu keadaanku
aku tak memendam rahasia
Kepada pembohong sekalipun, karena
Sakit rinduku tak akan tersembuhkan....
Ya, kecintaanku hilir mudik dan menyentakkanku
Cinta melumat kenikmatan dalam kepedihan rindu..... (mahhabah dalam rindu dendam...)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar